(Foto: Para pewarta saat berteduh dikantor UPT kua ciampea)
Bertempat di Kawadanaan Kantor Kepala Urusan Agama Ciampea , Kepala UPT KUA Ciampea diduga lecehkan 4 orang pewarta dengan tiba-tiba memberikan uang dalam amplop sebesar Rp 20.000, yang saat itu kami kebetulan ikut berteduh, karena hujan cukup deras pada saat itu menunnjukan waktu jam 18.05 Wib. Senin (09/09/2024)
Secara otomatis kami merasa tersinggung dan merasa dilecehkan oleh kejadian itu.ketika mau diminta konfirmasi tentang pemberian uang sebesar Rp.20.000 , ia (Kepala KUA) tidak bisa ditemui dengan alasan mau melaksanakan solat magrib.
Akhirnya kami pun sebagian ada yang melaksanakan solat magrib di tempat mushola Kantor Tata Ruang.setelah melaksanakan kewajiban ternyata sang kepala kantor KUA sudah pergi meninggalkan kantor dengan mengendari mobil tanpa meminta maaf atas pelecehan tersebut.
Bagi kami para pewarta bukan tidak mengapresiasi atas niat pemberian itu , akan tetapi kami saat itu betul-betul sedang berteduh menunggu hujan reda.adapun kami para pewarta menginginkan permohonan maaf secara terbuka atas pelecehan tersebut.4 pewarta tersebut terdiri dari 4 media,1.BIN.2.Swara Desaku.3.Tranparansi Indonesia News.4.SPMI.